Catatan: Artikel ini bersifat edukatif. DBD adalah kondisi serius — segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan bila demam tinggi di musim penghujan.
Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Kasus DBD meningkat signifikan saat musim hujan. Tidak ada obat khusus untuk DBD — penanganan yang tepat dan pemantauan ketat adalah kuncinya.
Gejala DBD
- Demam tinggi mendadak (39–40°C) selama 2–7 hari.
- Nyeri kepala hebat, nyeri di belakang mata.
- Nyeri otot, tulang, dan sendi (disebut “breakbone fever”).
- Mual, muntah, nafsu makan hilang.
- Bintik-bintik merah di kulit (pada sebagian pasien).
- Perdarahan ringan: mimisan atau gusi berdarah.
Memahami 3 Fase DBD
1. Fase Demam (Hari ke 1–3)
Demam tinggi mendadak. Pasien rentan dehidrasi — berikan cairan sebanyak mungkin.
2. Fase Kritis (Hari ke 3–7)
Fase paling berbahaya, justru saat demam mulai turun. Plasma darah dapat merembes keluar pembuluh darah. Waspadai tanda syok:
- Nyeri perut hebat atau muntah terus-menerus.
- Mimisan atau gusi berdarah, muntah/berak berdarah.
- Tangan dan kaki terasa dingin, kulit pucat.
- Gelisah atau justru sangat lemas.
3. Fase Penyembuhan (Hari ke 7–10)
Demam hilang, nafsu makan kembali, jumlah trombosit mulai naik. Tetap lanjutkan asupan cairan dan istirahat.
Penanganan DBD di Rumah
- Cairan adalah utama: air putih, oralit, jus buah, atau susu — sedikit demi sedikit tapi sering.
- Obat penurun demam: hanya parasetamol. Hindari ibuprofen dan aspirin karena meningkatkan risiko perdarahan.
- Kompres hangat untuk menurunkan demam.
- Pantau suhu dan jumlah cairan yang masuk/keluar.
- Kontrol ke fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan darah (hematokrit dan trombosit).
Pencegahan DBD
Lakukan 3M Plus:
- Menguras tempat penampungan air minimal seminggu sekali.
- Menutup rapat tempat penampungan air.
- Mendaur ulang barang bekas yang dapat menampung air.
- Plus: pasang kelambu, gunakan losion antinyamuk, dan pelihara ikan pemakan jentik.
Pertanyaan Umum
Apakah trombosit rendah selalu berarti DBD?
Tidak selalu. Trombosit rendah juga ditemukan pada infeksi lain. Dokter akan menilai dari gejala, hasil darah lengkap, dan bila perlu tes NS1 atau antibodi dengue.
Bolehkah pasien DBD makan jambu biji?
Jambu biji boleh dikonsumsi sebagai sumber cairan dan vitamin C, tetapi bukan obat DBD. Yang terpenting adalah asupan cairan yang cukup dan pemantauan medis.