Catatan: Artikel ini bersifat edukatif dan bukan pengganti konsultasi medis.
ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas) adalah infeksi pada hidung, tenggorokan, dan saluran napas bagian atas. Sebagian besar disebabkan oleh virus dan dapat sembuh sendiri, tetapi pada bayi, lansia, dan orang dengan daya tahan tubuh lemah, ISPA perlu penanganan serius.
Gejala ISPA
- Demam ringan hingga sedang.
- Pilek, hidung tersumbat, atau berair.
- Batuk dan nyeri tenggorokan.
- Suara serak.
- Bersin-bersin.
- Nyeri kepala dan badan pegal.
- Pada anak: rewel, nafsu makan menurun.
Penyebab dan Penularan
ISPA paling sering disebabkan virus (rhinovirus, influenza, dan lainnya), sebagian kecil oleh bakteri. Penularan terjadi melalui percikan batuk/bersin dan sentuhan pada permukaan yang terkontaminasi.
Penanganan di Rumah
Karena umumnya disebabkan virus, ISPA ringan tidak memerlukan antibiotik. Yang dapat dilakukan:
- Istirahat cukup.
- Perbanyak minum air hangat.
- Konsumsi makanan bergizi dan hangat seperti sup.
- Obat penurun demam (parasetamol) sesuai dosis bila demam.
- Berkumur air garam hangat untuk nyeri tenggorokan.
- Mandi air hangat atau hirup uap untuk melegakan hidung tersumbat.
- Gunakan masker agar tidak menulari anggota keluarga lain.
Tanda Bahaya — Segera ke Dokter
- Napas cepat, sesak, atau terdengar bunyi mengi.
- Demam tinggi (>39°C) lebih dari 3 hari.
- Pada bayi: lubang hidung kembang-kempis, dada tampak cekung saat menarik napas, atau tidak mau menyusu.
- Bibir atau wajah tampak kebiruan.
- Kejang.
- Nyeri telinga hebat.
Pencegahan ISPA
- Cuci tangan dengan sabun secara rutin.
- Tutup mulut dan hidung saat batuk/bersin.
- Gunakan masker saat sedang sakit.
- Jaga daya tahan tubuh dengan gizi seimbang dan tidur cukup.
- Lengkapi imunisasi anak sesuai jadwal.
Pertanyaan Umum
Apakah ISPA butuh antibiotik?
Tidak selalu. ISPA yang disebabkan virus (mayoritas kasus) akan sembuh sendiri tanpa antibiotik. Antibiotik hanya diberikan dokter bila ada indikasi infeksi bakteri.
Berapa lama ISPA sembuh?
Umumnya 3–7 hari. Bila gejala tidak membaik setelah seminggu atau justru memberat, periksakan diri ke dokter.